Senin, 13 Februari 2012

Inspiring Fact : Hakim Mulia Bagi Kaum Marginal

Hakim Mulia

Kasus tahun 2011 lalu di Kab. Prabumulih, Lampung (kisah nyata),...... diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU thdp seorg nenek yg dituduh mencuri singkong.
Nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar,....
Namun manajer PT Andalas Kertas
(Bakrie group) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bagi warga lainnya.

Hakim Marzuki menghela nafas...,
dia memutuskan diluar tuntutan jaksa PU, 'Maafkan saya',
katanya sambil memandang nenek itu,. 'Saya tak dpt membuat pengecualian hukum', hukum tetap hukum, jd anda hrs dihukum.
'Saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tdk mampu bayar maka anda hrs masuk penjara 2,5 tahun',
spt tuntutan jaksa PU.

Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, smentara hakim Marzuki mencopot topi toganya, ia membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang 1jt rupiah ke topi toganya serta berkata kpd hadirin :

'Saya atas nama pengadilan juga menjatuhkan denda kpd tiap org yg hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap di kota ini yang membiarkan seseorang kelaparan sampai hrs mencuri utk memberi makan cucunya.
Sdr panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kpd terdakwa."

Sampai palu diketuk dan hakim Marzuki meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dgn mengantongi uang 3,5jt rupiah.
Termasuk uang 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT Andalas Kertas yg tersipu malu krn telah menuntutnya. Sungguh sayang kisahnya luput dari pers.  Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yg bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini & bisa di share di media untuk jadi contoh hakim berhati mulia.

Semoga kisah ini bisa menginspirasi kita semua terutama teman-teman yg bergerak di bidang hukum.

Regard,
@freseash

Tidak ada komentar:

Posting Komentar